TULISAN III
MANUSIA
DAN PENDERITAAN
Contoh
hubungan manusia dan penderitaan dalam kehidupan sehari-hari:
1.
Siksaan
- Seorang tenaga kerja wanita yang mendapat perlakuan kekerasan dari majikannya karena melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan keinginan majikannya. Tenaga kerja wanita tersebut mendapat siksaan fisik dan batin, berupa memar-memar di tubuh akibat dipukuli benda tumpul, dan perasaan yang tertekan.
- Seorang maling ayam menjadi bulan-bulanan masa karena didapati sedang mencuri salah satu ayam milik warga. Maling ayam tersebut mendapatkan siksaan fisik karena telah dikroyok masa.
- Seorang penjahat mendapat siksaan (azab) dari Allah saat dia kritis. Dikarenakan orang tersebut sering menjahati orang-orang miskin.
2.
Fobia
- Seorang gadis mengidap Aichmophobia (takut akan benda-benda tajam), sehingga ketika ia melihat pisau, ia akan teriak histeris dan sangat ketakutan.
- Seorang pemuda tidak mandi-mandi karena mengidap Aquaphobia (takut air).
- Seorang wisatawan asing mengidap Hexakosioihexekontahexaphobia (takut angka 666) sehingga ketakutan saat melihat angka 666 di salah satu nomer rumah. Karena ia percaya kalau angka 666 adalah angka setan.
3.
Ketakutan
·
Seorang
anak ketakutan kepada penculik yang sedang menculiknya.
·
Seorang
pelajar STM ketakutan ketika melihat sekelompok musuh sekolahnya.
·
Seorang
anak ketakutan ketika melihat perkelahian antara orang dewasa.
4.
Kekalutan Mental
·
apabila
seseorang menginginkan suatu barang namun kemampuan yang ia miliki tidak
mungkin bisa untuk mendapatkan barang tersebut, maka cara apapun akan dilakukan
demi barang tersebut, sekalipun dengan cara yang tidak baik. Keinginan yang
mengebu-gebu ini akan mengakibatkan orang tersebut mengalami kekalutan mental
yang juga akan berdampak pada terjadinya agresi, regresi, fiksasi, proyeksi,
identifikasi, narsisme maupun autisme sehingga harus berkonsltasi pada
psikiater.
·
seorang
mahasiswa yang akan melakukan kegiatan sidang untuk presentasi skirpsi, tak
sedikit darinya yang pasti akan merasakan grogi yang luar biasa, dan biasanya
akan timbul penampakan gejalanya baik fisik maupun rohani.
·
seorang
manusia remaja yang sedang mengalami patah hati dikarenakan ada penolakan di
dalam cinta, maka secara reflek kejiwaannya akan mengalami kekalutan (meskipun
hanya bersifat sementara).
·
ada
seorang yang sudah ditanggung jawabkan dalam kepercayaan yang sangat penting,
namun disaat itu juga dia melakukan kesalahan yang besar, dan sehingga membuat
namanya tercoreng, dan kebanyakan tipe orang seperti ini (meskipun bukan
mayoritas) hanya lari dari masalahnya, sebenarnya dia ingin menyelesaikan
masalahnya, tetapi akan ketakutan yang besar akan kesalahan yang dia perbuat,
maka dia lebih memilih untuk mundur dari masalah
HUBUNGAN MANUSIA DAN PENDERITAAN
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang
maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk
yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan
penderitaan. Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan
keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam
diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan
udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak
terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi
manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk
selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan
kekal di akhirat.
Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan
insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga
nurani. Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak
dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu
mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami
kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak
dapat memenuhi penghidupanya. Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya
terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia
akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah,
karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak
menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada
pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.
Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan
dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit
rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan
menyadari kesalahanya. Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin
menjauhkan diri maka akan membawa pada pederitaan di akhirat. Banyak yang salah
kaprah dalam menyikapi penderitaan. Ada yang menganhap sebagai menikmati rasa
sakit sehingga tidak beranjak dari kesesatan. Sangat terlihat penderitaan memiliki
kaitan dengan kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang
terkadang membuat manusia mengalami kekalutan mental. Apabila manusia tidak
mampu melewati proses tersebut dengan ketabahan, di akherat kelak dapat
menggiring manusia pada penyiksaan yang pedih di dalam neraka.
contoh kasus penderitaan
Masalah kemiskinan sering kali selalu kita lihat, terutama di negeri
ini.penderitaan yang sampai saat ini belum bisa diatasi dan mungkin belum
ditemukan akar permasalahannya yaitu adalah kemiskinan yang sering membedakan
kesenjangan sosial setiap orang. Contohnya adalah penderitaan masyarakat papua
yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan oleh pemerintah, masyarakat papua
menuntut keadilan terhadap pemerintah pusat karena mereka selama ini hidup di
negra yang merdeka dengan nasib yang menderita. Memang sangat miris melihat
penderitaan rakyat papua yang memiliki sumberdaya yang berpotensi untuk aset
dan peningkatan devisa negara tetapi malah mereka malah merasakan penderitaan
yang luar biasa seperti misalnya kelaparan dan masih banyaknya orang papua yang
mengalami gizi buruk, bahkan yang lebih parahnya lagi di daerah pedalamannya
masih sering dijumpai masyarakat yang memakan umbi-umbian sebagai panganan
penyambung hidup, ini terjadi karena akses transportasi menuju daerah tersebut
masih sangatlah jauh dari perkotaan dan tidak adanya biaya yang cukup untuk
membeli beras. Memang miris bangsa indonesia yang dikenal sebagai salah satu
penghasil beras terbesar didunia harus masih melihat rakyatnya kelaparan karena
tidak dapat menikmati hasil kekayaan bangsanya sendiri. Papua memang pulau yang
memiliki banyak kekayaan tetapi jika pemerintah tidak pekaterhadap semua ini
mungkin kita tinggal hanya menghitung hari menunggu rakyat papua merdeka, karena
penderitaan yang mereka rasakan selama ini memang sudah cukup mencapai
puncaknya selain menderita karena kekurangan bahan makanan mereka juga masih
tertinggal di masalah pendidikan dan kemajuan teknologi pun menjadi masalah
penderitaan yang harus bisa di atasi oleh pemerintah. Apakah pemerintah sadar
akan penderitaan yang dialami oleh rakyat papua selama ini ? itulah pertanyaan
yang masih menunggu jawaban, ataukah sebenarnya pemerintah itu tahu terhadap
penderitaan tersebut tetapi mereka malah jadi pura-pura tidak tahu karena
mereka sendiri tidak tahu harus berbuat apa.
TULISAN
3 ILMU BUDAYA DASAR
MANUSIA
DAN PENDERITAAN
Contoh
hubungan manusia dan penderitaan dalam kehidupan sehari-hari:
1.
Siksaan
- Seorang tenaga kerja wanita yang mendapat perlakuan kekerasan dari majikannya karena melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan keinginan majikannya. Tenaga kerja wanita tersebut mendapat siksaan fisik dan batin, berupa memar-memar di tubuh akibat dipukuli benda tumpul, dan perasaan yang tertekan.
- Seorang maling ayam menjadi bulan-bulanan masa karena didapati sedang mencuri salah satu ayam milik warga. Maling ayam tersebut mendapatkan siksaan fisik karena telah dikroyok masa.
- Seorang penjahat mendapat siksaan (azab) dari Allah saat dia kritis. Dikarenakan orang tersebut sering menjahati orang-orang miskin.
2.
Fobia
- Seorang gadis mengidap Aichmophobia (takut akan benda-benda tajam), sehingga ketika ia melihat pisau, ia akan teriak histeris dan sangat ketakutan.
- Seorang pemuda tidak mandi-mandi karena mengidap Aquaphobia (takut air).
- Seorang wisatawan asing mengidap Hexakosioihexekontahexaphobia (takut angka 666) sehingga ketakutan saat melihat angka 666 di salah satu nomer rumah. Karena ia percaya kalau angka 666 adalah angka setan.
3.
Ketakutan
·
Seorang
anak ketakutan kepada penculik yang sedang menculiknya.
·
Seorang
pelajar STM ketakutan ketika melihat sekelompok musuh sekolahnya.
·
Seorang
anak ketakutan ketika melihat perkelahian antara orang dewasa.
4.
Kekalutan Mental
·
apabila
seseorang menginginkan suatu barang namun kemampuan yang ia miliki tidak
mungkin bisa untuk mendapatkan barang tersebut, maka cara apapun akan dilakukan
demi barang tersebut, sekalipun dengan cara yang tidak baik. Keinginan yang
mengebu-gebu ini akan mengakibatkan orang tersebut mengalami kekalutan mental
yang juga akan berdampak pada terjadinya agresi, regresi, fiksasi, proyeksi,
identifikasi, narsisme maupun autisme sehingga harus berkonsltasi pada
psikiater.
·
seorang
mahasiswa yang akan melakukan kegiatan sidang untuk presentasi skirpsi, tak
sedikit darinya yang pasti akan merasakan grogi yang luar biasa, dan biasanya
akan timbul penampakan gejalanya baik fisik maupun rohani.
·
seorang
manusia remaja yang sedang mengalami patah hati dikarenakan ada penolakan di
dalam cinta, maka secara reflek kejiwaannya akan mengalami kekalutan (meskipun
hanya bersifat sementara).
·
ada
seorang yang sudah ditanggung jawabkan dalam kepercayaan yang sangat penting,
namun disaat itu juga dia melakukan kesalahan yang besar, dan sehingga membuat
namanya tercoreng, dan kebanyakan tipe orang seperti ini (meskipun bukan
mayoritas) hanya lari dari masalahnya, sebenarnya dia ingin menyelesaikan
masalahnya, tetapi akan ketakutan yang besar akan kesalahan yang dia perbuat,
maka dia lebih memilih untuk mundur dari masalah
HUBUNGAN MANUSIA DAN PENDERITAAN
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang
maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk
yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan
penderitaan. Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan
keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam
diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan
udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak
terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi
manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk
selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan
kekal di akhirat.
Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan
insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga
nurani. Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak
dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia perlu menjaga dirinya dan selalu
mengharapkan perlindungan kepada penciptanya. Manusia kadang kala mengalami
kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak
dapat memenuhi penghidupanya. Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya
terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia
akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah,
karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak
menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada
pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka.
Manusia didunia melakukan kenikmatan berlebihan akan membawa pada penderitaan
dan rasa sakit. Muncul penyakit jasmani juga terkadang muncul dari penyakit
rohani. Manusia mendapat penyiksaan di dunia agar kembali pada jalan Allah dan
menyadari kesalahanya. Namun bila manusia tidak menyadari malah semakin
menjauhkan diri maka akan membawa pada pederitaan di akhirat. Banyak yang salah
kaprah dalam menyikapi penderitaan. Ada yang menganhap sebagai menikmati rasa
sakit sehingga tidak beranjak dari kesesatan. Sangat terlihat penderitaan memiliki
kaitan dengan kehidupan manusia berupa siksaan, kemudian rasa sakit, yang
terkadang membuat manusia mengalami kekalutan mental. Apabila manusia tidak
mampu melewati proses tersebut dengan ketabahan, di akherat kelak dapat
menggiring manusia pada penyiksaan yang pedih di dalam neraka.
contoh kasus penderitaan
Masalah kemiskinan sering kali selalu kita lihat, terutama di negeri
ini.penderitaan yang sampai saat ini belum bisa diatasi dan mungkin belum
ditemukan akar permasalahannya yaitu adalah kemiskinan yang sering membedakan
kesenjangan sosial setiap orang. Contohnya adalah penderitaan masyarakat papua
yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan oleh pemerintah, masyarakat papua
menuntut keadilan terhadap pemerintah pusat karena mereka selama ini hidup di
negra yang merdeka dengan nasib yang menderita. Memang sangat miris melihat
penderitaan rakyat papua yang memiliki sumberdaya yang berpotensi untuk aset
dan peningkatan devisa negara tetapi malah mereka malah merasakan penderitaan
yang luar biasa seperti misalnya kelaparan dan masih banyaknya orang papua yang
mengalami gizi buruk, bahkan yang lebih parahnya lagi di daerah pedalamannya
masih sering dijumpai masyarakat yang memakan umbi-umbian sebagai panganan
penyambung hidup, ini terjadi karena akses transportasi menuju daerah tersebut
masih sangatlah jauh dari perkotaan dan tidak adanya biaya yang cukup untuk
membeli beras. Memang miris bangsa indonesia yang dikenal sebagai salah satu
penghasil beras terbesar didunia harus masih melihat rakyatnya kelaparan karena
tidak dapat menikmati hasil kekayaan bangsanya sendiri. Papua memang pulau yang
memiliki banyak kekayaan tetapi jika pemerintah tidak pekaterhadap semua ini
mungkin kita tinggal hanya menghitung hari menunggu rakyat papua merdeka, karena
penderitaan yang mereka rasakan selama ini memang sudah cukup mencapai
puncaknya selain menderita karena kekurangan bahan makanan mereka juga masih
tertinggal di masalah pendidikan dan kemajuan teknologi pun menjadi masalah
penderitaan yang harus bisa di atasi oleh pemerintah. Apakah pemerintah sadar
akan penderitaan yang dialami oleh rakyat papua selama ini ? itulah pertanyaan
yang masih menunggu jawaban, ataukah sebenarnya pemerintah itu tahu terhadap
penderitaan tersebut tetapi mereka malah jadi pura-pura tidak tahu karena
mereka sendiri tidak tahu harus berbuat apa.